Produktivitas jagung lokal masih tergolong rendah dibandingkan jagung hibrida yang menyebabkan penurunan minat budidaya jagung lokal oleh petani. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan hasil jagung pulut dengan cara melakukan pemupukan dan menerapkan teknik pembumbunan yang tepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemupukan dan pembumbunan tanah, serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei sampai dengan Agustus 2025. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama pemupukan yang terdiri atas 4 taraf yaitu tanpa pupuk, pupuk NPK majemuk 300 kg ha-1, pupuk kandang ayam 15 ton ha-1 dan kombinasi pupuk NPK majemuk 150 kg ha-1 + pupuk kandang ayam 10 ton ha-1. Faktor kedua yaitu pembumbunan tanah dan terdiri atas 2 taraf, di antaranya pembumbunan 2 kali dan pembumbunan 3 kali. Data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Pemupukan berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah baris biji pertongkol, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, berat 1000 biji dan hasil per petak, sedangkan pembumbunan tanah tidak berpengaruh pada semua parameter dan tidak terdapat interaksi antara kedua faktor. Pemupukan yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman adalah kombinasi pupuk phonska 150 kg ha-1 dan pupuk kandang ayam 10 ton ha-1.
Copyrights © 2026