Penelitian ini menganalisis praksiologi Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) Komposisi Fungsi Fase F dalam Kurikulum Merdeka yang mendorong pemanfaatan masalah kontekstual. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan kerangka Teori Didaktik Antropologi (ATD) oleh Yves Chevallard, data dikumpulkan melalui analisis dokumen modul pembelajaran mendalam dan wawancara dengan guru perancang sekaligus pengguna modul. Hasil menunjukkan praksiologi modul meliputi beragam tugas (pemodelan kontekstual, manipulasi aljabar); teknik (analisis masalah, substitusi bertahap, penurunan rumus, kolaborasi PBL); teknologi (justifikasi efisiensi, relevansi realitas, filosofi Kurikulum Merdeka); serta teori (fungsi dasar, operasi aljabar, definisi formal). Praksiologi ini menunjukkan desain yang koheren, berorientasi kuat pada aplikasi kontekstual, dan adaptif terhadap tantangan implementasi di kelas, tetapi dalam penyajian materi masih perlu menyajikan pemahaman dasar dari fungsi komposisi berdasarkan scholarly knowledge untuk dapat menanamkan konsep dasar yang kuat bagi pemahaman murid. Temuan ini memberikan wawasan berharga mengenai penerapan ATD dalam menganalisis desain didaktis guru serta implikasinya bagi praktik pengajaran matematika yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Copyrights © 2026