Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam buku cerita anak dwibahasa Provinsi Riau berbasis budaya Melayu Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui metode analisis isi. Sumber data berupa sepuluh buku cerita anak dwibahasa terbitan Provinsi Riau. Data berupa kutipan teks yang memuat nilai karakter dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 236 kutipan yang dianalisis, terdapat 18 nilai pendidikan karakter dengan distribusi yang beragam. Nilai yang paling dominan adalah tanggung jawab (nilai ke-3) sebanyak 24 data (10,17%), diikuti religius (nilai ke-1) sebanyak 22 data (9,32%), dan jujur (nilai ke-6) sebanyak 21 data (8,90%). Nilai-nilai tersebut direpresentasikan melalui pola dialogis, aksi langsung tokoh, dan refleksi naratif yang terintegrasi dalam alur, tokoh, serta konflik cerita secara kontekstual. Struktur dwibahasa (bahasa Melayu Riau dan bahasa Indonesia) memperkuat dimensi identitas budaya sekaligus mendukung pengembangan literasi anak. Temuan ini menegaskan bahwa buku cerita anak dwibahasa berbasis budaya lokal memiliki potensi strategis sebagai media internalisasi pendidikan karakter.
Copyrights © 2026