Pemanfaatan Kinerja karyawan merupakan faktor kunci dalam menjamin kualitas layanan rumah sakit publik, namun masih sering dihadapkan pada persoalan lingkungan kerja yang kurang kondusif dan budaya organisasi yang belum kuat, sehingga menurunkan kepuasan dan motivasi kerja karyawan, khususnya di rumah sakit daerah seperti RSUD dr. H. Jusuf SK yang menghadapi keterbatasan sumber daya dan tekanan beban kerja yang tinggi; oleh karena itu penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi melalui pendekatan kuantitatif menggunakan survei dan analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan, di mana kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan tersebut, sehingga secara teoretis memperkuat model hubungan perilaku organisasi dalam konteks rumah sakit publik dan secara praktis memberikan implikasi bagi manajemen RSUD dr. H. Jusuf SK untuk memprioritaskan perbaikan kondisi kerja dan penguatan nilai budaya organisasi guna meningkatkan kepuasan, kinerja, dan kualitas layanan kesehatan.
Copyrights © 2026