Transformasi digital mendorong UMKM untuk mengembangkan strategi pemasaran yang adaptif melalui penguatan ambidexterity dan pemanfaatan kapabilitas digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara marketing ambidexterity, strategi digital, dan digital platform capability (DPC) dalam membentuk keunggulan kompetitif UMKM. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020. Proses seleksi dilakukan melalui penyaringan 551 artikel dari database Scopus, kemudian 34 artikel memenuhi kriteria inklusi awal, dan 17 artikel terpilih sebagai sumber utama analisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ambidexterity pemasaran dapat diukur secara kuantitatif melalui tiga kelompok indikator, yaitu: (1) eksplorasi dan eksploitasi berbasis orientasi pasar dan inovasi, (2) keseimbangan kompetensi pemasaran dan R&D, dan (3) kapabilitas pemasaran dinamis. Sebanyak 82% artikel menegaskan bahwa digital integration melalui pemanfaatan teknologi, analitik data, dan digital marketing capability secara signifikan meningkatkan kemampuan eksplorasi dan eksploitasi UMKM. Selain itu, 76% artikel mengidentifikasi DPC sebagai strategic enabler yang memperkuat ambidexterity dengan menyediakan infrastruktur digital, konektivitas, dan kemampuan kolaborasi lintas platform. Penelitian ini menawarkan Digital Ambidextrous Capability Framework yang menjelaskan peran integratif antara strategi digital, ambidexterity, dan kapabilitas platform dalam pembentukan keunggulan kompetitif UMKM. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kapabilitas dinamis di era digital dan memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang berbasis teknologi.
Copyrights © 2026