Penumpukan sampah di Sungai Pematang Wangi, Kelurahan Pematang Wangi, Kota Bandar Lampung, menghambat aliran air, memicu banjir musiman, dan mengancam kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan merancang, membuat, memasang, serta mengevaluasi alat penyaring sampah sungai (trash barrier) berbasis pengabdian masyarakat KKN interdisipliner. Jenis penelitian adalah pengabdian masyarakat dengan pendekatan research and development sederhana dan partisipatif, melibatkan tim mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Populasi mencakup warga bantaran sungai dan perangkat kelurahan RT 03; sampel adalah lokasi pemasangan di sungai tersebut. Instrumen meliputi pita ukur, kamera, lembar observasi, dan checklist; analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan triangulasi sumber serta pengukuran visual volume sampah. Hasil menunjukkan trash barrier efektif menahan sampah makro dengan kestabilan tinggi selama tiga hari evaluasi, mempermudah pembersihan rutin, dan mengurangi risiko banjir. Kesimpulan menyatakan bahwa model ini dapat direplikasi untuk sungai urban dengan saran pengembangan sensor IoT untuk pemantauan jangka panjang.
Copyrights © 2026