Abstrak Pariwisata merupakan sektor strategis yang memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pembangunan sosial masyarakat. Dalam konteks tersebut, minat kunjungan ulang (revisit intention) menjadi indikator penting yang menentukan keberlanjutan dan daya saing suatu destinasi, khususnya pada pengembangan pariwisata halal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor atraksi, aksesibilitas, dan amenitas terhadap minat revisitasi destinasi wisata halal di Aceh, dengan fokus kajian pada Kota Banda Aceh dan Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data primer dikumpulkan dari 305 wisatawan sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan meliputi regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, variabel atraksi (coef. 0.185 & thitung 2.900), Aksesibilitas (coef. 0.095 & thitung 1.844) dan amenitas (coef. 0.032 & thitung 0.650) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat revisitasi wisata halal di Aceh. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan komponen daya tarik wisata, kemudahan akses, serta ketersediaan fasilitas yang memadai merupakan faktor kunci dalam meningkatkan minat kunjungan ulang wisatawan dan mendukung pengembangan destinasi wisata halal yang berkelanjutan. Kata Kunci: Atraksi Wisata, Aksesibilitas, Amenitas, Minat Revisitasi, Pariwisata Halal Aceh. Abstract Tourism is a strategic sector that has a significant role in encouraging economic growth and social development of the community. In this context, interest in revisit intent is an important indicator that determines the sustainability and competitiveness of a destination, especially in the development of halal tourism. This study aims to analyze the influence of attraction, accessibility, and amenity factors on the interest in revisiting halal tourist destinations in Aceh Province, with a focus on the study on Banda Aceh City and Sabang City. This study uses a quantitative approach with a survey method, where primary data was collected from 305 tourists as respondents. The data analysis techniques used included multiple linear regression with the help of IBM SPSS Statistics 25 software. The results showed that both partially and simultaneously, the variables of attraction (coef. 0.185 & tcount 2,900), Accessibility (coef. 0.095 & tcount 1.844) and amenities (coef. 0.032 & tcount 0.650) had a positive and significant effect on the interest in halal tourism revisitation in Aceh Province. These findings confirm that strengthening the components of tourist attractions, ease of access, and the availability of adequate facilities are key factors in increasing tourist interest in returning visits and supporting the development of sustainable halal tourist destinations. Keywords: Attractions, Accessibility, Amenities, Revisitation Interest, Halal Tourism, Aceh Province
Copyrights © 2026