Pada era digital, intensitas penggunaan media sosial, khususnya TikTok berpotensi memengaruhi tingkat konformitas melalui paparan konten dan interaksi daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan tingkat konformitas pada mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 365 mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman sebagai subjek yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan dua instrumen penelitian, yaitu skala intensitas penggunaan media sosial dan skala konformitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 21. Teknik analisis data yang digunakan adalah Spearman’s Rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial Tiktok dengan tingkat konformitas pada mahasiswa dengan nilai signifikansi p = 0.000 (< 0.05) dan koefisien korelasi = 0.185. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial TikTok, maka semakin tinggi pula tingkat konformitas mahasiswa.
Copyrights © 2026