Perilaku petani dalam proses pengambilan keputusan merupakan salah satu indikator upaya adopsi teknologi. Dalam kaitannya dengan teknologi Varietas Unggul Baru (VUB) padi, maka VUB padi harus bersifat spesifik lokasi dan mempertimbangkan preferensi agroekosistem dan konsumen beras. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam memilih VUB padi di lahan rawa Desa Sumber Hidup, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Populasi yang diteliti adalah petani padi di lahan rawa yang menggunakan padi VUB Inpari 32 dan Inpari 42, jumlah sampel ditentukan dengan teknik snowball sampling sebanyak 70 petani yang dibagi menjadi dua kategori yaitu masing-masing 35 petani. Analisis regresi logistik (logit) digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam memilih VUB padi di lahan rawa adalah produksi gabah (X1); ketahanan rebah (D1); ketahanan terhadap hama dan penyakit (D2); harga benih (X2); harga gabah (X3); umur petani (X4); dan pengalaman (X5). Oleh karena itu, saran yang dapat diberikan adalah bagi pemangku kepentingan terkait (baik pemerintah maupun swasta) harus terus bersinergi dalam upaya difusi inovasi dan pendampingan terkait pemilihan dan penerapan inovasi teknologi VUB Padi tepat di lahan rawa. Serta, melaksanakan produksi dan distribusi benih VUB Padi yang sesuai prinsip tujuh tepat: varietas, mutu, jumlah, waktu, tempat, harga dan layanan untuk mendukung program swasembada pangan dan kesejahteraan petani secara ekonomi.
Copyrights © 2026