Abstrak ini menyajikan strategi penguatan tata kelola keuangan berkelanjutan pada Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Majenang. Permasalahan utama yang dihadapi organisasi masyarakat sipil (OMS) lokal adalah ketergantungan pada pendanaan eksternal dan minimnya akuntabilitas pengelolaan dana. Tujuan pengabdian ini adalah mendampingi Fatayat NU Majenang dalam merumuskan strategi kemandirian finansial dan transparansi anggaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan pemetaan aset, lokakarya manajemen keuangan, dan pendampingan implementasi Gerakan Koin NU serta unit usaha mandiri. Kegiatan melibatkan 30 pengurus inti dan anggota Fatayat NU di wilayah Majenang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman manajerial keuangan sebesar 85% dan terbentuknya Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan dana sosial. Strategi diversifikasi pendanaan melalui optimalisasi "Gerakan Koin NU" dan rintisan usaha ekonomi produktif terbukti efektif meningkatkan kas organisasi secara mandiri. Kesimpulannya, tata kelola yang transparan dan strategi fundraising berbasis komunitas mampu menjamin keberlanjutan roda organisasi perempuan di tingkat lokal.
Copyrights © 2025