Penelitian ini menganalisis pesan moral dalam film Penyalin Cahaya< em> karya Henricus Wregas Bhanuteja dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di Perguruan Tinggi Film ini dirilis pada 8 Oktober 2021 di Festival Film Internasional Busan Menggunakan metode deskriptif kualitatif penelitian ini menerapkan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan simak catat serta analisis isi sebagai teknik analisis data Hasil penelitian mengungkapkan dua kategori pesan moral: individual meliputi eksistensi diri harga diri kepercayaan diri emosi tanggung jawab dan sopan santun dan sosial mencakup berpikiran positif tolong menolong cinta kasih dan saling menghargai Penelitian menyimpulkan bahwa film Penyalin Cahaya< em> merupakan media efektif dalam pembelajaran sastra di perguruan tinggi untuk membangun karakter mahasiswa Film ini relevan dengan kurikulum pembelajaran tingkat perguruan tinggi khususnya Kurikulum Merdeka Implementasinya sangat sesuai untuk mata kuliah Apresiasi Film di semester IV memungkinkan mahasiswa mengidentifikasi nilai nilai positif dalam film untuk pengembangan karakter < p>
Copyrights © 2024