Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

AN ANALYSIS OF CONVERSATIONAL IMPLICATURE IN A FAMILY OF MANADO MALAY SPEAKERS: A CASE STUDY AT BULAWAN VILLAGE, KOTABUNAN SUB DISTRICT, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Muslim, Rizka; Wantania, Theresye; Meruntu, Oldie S.
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 3 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i3.8077

Abstract

The purpose of this research is to describe the form of premise conversational implicature and conclusion conversational implicature in Manado Malay-speaking families. In addition, this study aims at describing the meaning of those premise conversational implicature and conclusion conversational implicature. This study is conducted at Bulawan village, Kotabunan sub-district, Bolaang Mongondow Timur Regency. The method used in this research is descriptive qualitative method. To collect the data, the techniques used were the chirp method, the listening method and the note-taking method. The primary data of this research is obtained through conversational implicature in Manado Malay-speaking families in Bulawan village, Kotabunan sub-district, Bolaang Mongondow Timur Regency which amounted to at least 5 families. To analyze the data, the technique used is content analysis technique. The findings show that the conversational implicature used by Manado Malay speakers in Bulawan Village, Kotabunan Sub-district, Bolaang Mongondow Timur Regency is generally a concluding conversational implicature of 70%. The other 30% use premise implicature.
CAMPUR KODE BAHASA BETEW TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH: SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Saleo, Hendra; Meruntu, Oldie S.; Monoarfa, Susan
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/aa557c88

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena campur kode bahasa daerah Betew terhadap penggunaan bahasa Indonesia di sekolah berdasarkan kajian sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dari siswa kelas VII SMP Negeri 20 Raja Ampat, yang berjumlah 22 orang. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan perekaman. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sering melakukan campur kode saat proses pembelajaran. Berdasarkan data yang terkumpul, campur kode yang paling dominan adalah penggantian kata-kata dalam bahasa Indonesia dengan kosakata bahasa Betew. Hal ini terjadi karena siswa merasa bahwa kata dalam bahasa Betew memiliki makna yang sudah dipahami oleh guru, sehingga penggunaan kata tersebut dianggap lebih mudah dan efektif. Selain itu, pengaruh bahasa Betew juga terlihat pada penggunaan frasa (kelompok kata), meskipun penggunaannya tidak sebanyak kosakata. Unsur bahasa Betew lainnya yang digunakan adalah klausa, meskipun frekuensinya lebih jarang dibandingkan dengan kosakata dan frasa. Secara keseluruhan, campur kode bahasa Betew terjadi karena sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Siswa juga sering kali mengalami kesulitan dalam menemukan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia, yang membuat mereka memilih untuk menggunakan bahasa Betew sebagai alternatif. Implikasi hasil penelitian ini menjadi referensi bagi guru Bahasa Indonesia untuk mengarahkan siswa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam interaksi belajar-mengajar.
ANALISIS PESAN MORAL DALAM CERITA PENDEK DUA ANAK KECIL DAN LOKET KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Sinaulan, Freisye Mersi Eflin; Wengkang, Thelma I. M.; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/96hfxn50

Abstract

Cerita pendek merupakan salah satu karya sastra yang paling banyak diminati oleh siswa karena menawarkan berbagai pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang sangat beragam dan bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral dalam cerpen Dua Anak Kecil dan Loket karya Seno Gumira Ajidarma serta implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Sumber data primer adalah dua cerpen karya Seno Gumira Ajidarma, yaitu Dua Anak Kecil dan Loket, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku yang relevan. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2023 hingga Februari 2024. Proses analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Nilai moral yang dikaji berdasarkan nilai moral menurut Kemendiknas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan moral positif dalam cerpen Dua Anak Kecil meliputi: (1) senantiasa berprasangka baik, (2) berbicara berdasarkan fakta, (3) saling menasihati dalam kebaikan, dan (4) tanggung jawab orang tua. Pesan moral negatif yang ditemukan adalah perilaku berjudi dan perbuatan mesum. Sementara itu, cerpen Loket memuat pesan moral positif seperti kesabaran dan penggunaan akal sehat dalam bertindak, serta pesan moral negatif berupa sikap tidak bertanggung jawab dan ketidakpedulian terhadap orang tua. Implikasi dari temuan ini adalah mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab, memiliki rasa empati, mengutamakan kerja sama, pantang menyerah, dan menjunjung keadilan yang berperan penting dalam pembentukan karakter siswa serta menghindari perbuatan yang merugikan.
PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKPOSISI: SEBUAH STUDI DI SMA NEGERI 2 TONDANO Mamahi, Yumico Nansi; Meruntu, Oldie S.; Wengkang, Thelma
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/hn3v3k18

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan keterampilan menulis teks eksposisi di kalangan siswa SMA, khususnya di kelas XI SMA Negeri 2 Tondano. Permasalahan ini menuntut diterapkannya model pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi sesuai struktur dan kaidah kebahasaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tondano pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Sumber data penelitian adalah 15 siswa kelas XI-A. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap proses pembelajaran dan tes menulis teks eksposisi. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis data hasil observasi secara deskriptif, sementara data hasil tes dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui Microsoft Excel untuk menghitung rata-rata, standar deviasi, dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan minat, keterlibatan aktif, dan kemampuan siswa dalam memahami struktur serta kaidah kebahasaan teks eksposisi. Rata-rata skor kemampuan menulis siswa mencapai 75 dan berada dalam kategori baik menurut KKTP. Pembelajaran berbasis proyek memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta kolaboratif. Meskipun hasilnya belum maksimal, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis. Implikasi dari penelitian ini adalah model PjBL layak diterapkan secara luas dalam pembelajaran menulis untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Indonesia di tingkat SMA.
APLIKASI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK TEKS NARASI CERITA PENDEK: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS XI DI SMA KATOLIK KARITAS TOMOHON Langi, Yolanda; Meruntu, Oldie S.; Pangemanan, Nontje
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/5gynr798

Abstract

Problem-based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menyimak struktur teks narasi siswa kelas XI SMA Katolik Karitas Tomohon serta mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran Problem-based Learning (PBL) dalam menyimak struktur teks narasi cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA Katolik Karitas Tomohon, pada siswa kelas XI-B. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, dengan jumlah populasi sebanyak 23 orang siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif sederhana. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan menyimak struktur teks narasi siswa kelas XI SMA Katolik Karitas Tomohon menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori cukup mampu, dengan rata-rata nilai 71,30%. Dari 23 siswa, hanya 2 siswa yang tergolong sangat mampu, 5 siswa mampu, 6 siswa cukup mampu, dan 10 siswa kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman terhadap struktur teks narasi masih perlu ditingkatkan, terutama dalam mengidentifikasi aspek resolusi dan koda. Meski demikian, beberapa siswa mampu memahami dan memaparkan struktur narasi secara jelas dan runtut. Selain itu, penerapan model Problem-based Learning (PBL) terbukti mendorong partisipasi aktif siswa dalam berdiskusi dan memberikan tanggapan secara konstruktif.
TRADISI MALAM MONUNTUL DALAM MASYARAKAT DESA MOYAG: KAJIAN PESAN MORAL DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI TINGKAT SMA Mamonto, Rita; Ratu, Donal M.; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/8xf3nx76

Abstract

Tradisi Malam Monuntul di Desa Moyag, Kotamobagu, merupakan salah satu tradisi yang memiliki nilai sosial dan budaya yang mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pesan moral dalam Tradisi Malam Monuntul serta penerapannya dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini melibatkan masyarakat Desa Moyag, Kotamobagu, yang terlibat langsung dalam tradisi tersebut. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mengklasifikasikan dan menyimpulkan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan moral dalam tradisi Monuntul meliputi nilai kebersamaan dan gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, penghargaan terhadap waktu dan ibadah, keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat, rasa syukur dan penghargaan terhadap nikmat Tuhan, serta penghormatan terhadap tradisi dan identitas budaya. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran sastra untuk mengembangkan pemahaman budaya dan sosial siswa.
ANALISIS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI EKSPOSITORI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 TOMPASO BARU Nambing, Brenda Natalia Devini Nadia; Pangemanan, Nontje J.; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/vd2bfn50

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menulis teks narasi ekspositori dengan menggunakan media visual guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan menulis melalui pendekatan yang lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran menulis teks narasi ekspositori dengan menggunakan media visual pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tompaso Baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tompaso Baru selama tiga bulan, yaitu dari September hingga November 2024. Sumber data penelitian adalah siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Tompaso Baru yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes tertulis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan rubrik penilaian. Hasil observasi menunjukkan bahwa penggunaan media visual dalam pembelajaran menulis teks narasi ekspositori mampu menumbuhkan motivasi belajar, memperjelas konteks cerita, serta membantu siswa mengembangkan kemampuan menulis yang lebih terarah, logis, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar. Sementara itu, hasil tes menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan siswa mencapai 79% dengan kategori cukup mampu. Siswa mampu menulis narasi dengan ketepatan kata sebesar 88%, diikuti oleh ketepatan kalimat sebesar 87%, serta ejaan dan tata tulis sebesar 86%. Namun, beberapa siswa masih menghadapi kendala pada aspek isi, terutama dalam ketepatan logika urutan cerita (72%) dan kesesuaian dengan gambar (70%). Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media visual efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks narasi ekspositori pada tingkat SMP.
PEMANFAATAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI SUGESTIF: STUDI TERHADAP SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 4 BITUNG Giombalang, Anastasya Claracita; Meruntu, Oldie S.; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/bzhjza34

Abstract

Media gambar berperan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP, dan penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitasnya dalam pembelajaran menulis teks narasi sugestif. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Bitung pada tahun ajaran 2024/2025 (Maret-April 2025) dengan melibatkan 23 siswaa kelas VII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes, diikuti analisis data deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan media gambar, kemampuan siswa kelas VII dalam menulis cerpen teks narasi sugestif rata-rata nilai 30,6%, dikategorikan tidak mampu, dengan nilai bervariasi dari 4% hingga 52%. Setelah pembelajaran dengan bantuan media gambar, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,8%, dikategorikan mampu, dengan rentang nilai 72% hingga 92%. Observasi selama proses pembelajaran mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa merespons positif, lebih memperhatikan materi. Penelitian ini menunjukkan penggunaan media gambar terbukti efektif dalam memaksimalkan kemampuan menulis cerpen siswa.
APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR: SEBUAH STUDI TERHADAP SISWA KELAS XI DI SMA KATOLIK KARITAS TOMOHON Pangkey, Theresia; Paath, Ruth C.; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/4rt6dk78

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pentingnya kemampuan siswa dalam menganalisis struktur teks prosedur; namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami bagian dan fungsinya secara tepat. Oleh karena itu, penelitian ini disusun untuk menganalisis penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) dalam pembelajaran menganalisis struktur teks prosedur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMA Katolik Karitas Tomohon. Kegiatan penelitian berlangsung pada bulan November hingga Desember 2024. Sumber data penelitian adalah siswa kelas XI-A yang berjumlah 19 orang. Data diperoleh melalui observasi dan tes tertulis yang berfokus pada kemampuan menganalisis struktur teks prosedur. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase dan nilai rata-rata skor untuk menentukan kategori kemampuan siswa berdasarkan kriteria tertentu. Berdasarkan hasil observasi, penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berjalan dengan baik dan membuat sebagian besar siswa aktif dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, beberapa siswa masih membutuhkan bimbingan dalam memahami langkah-langkah PBL. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 85%, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori “mampu”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis struktur teks prosedur. Implikasi kajian ini menunjukkan bahwa pendekatan PBL dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang mendorong keaktifan, kemandirian, serta kemampuan berpikir kritis siswa.
ANALISIS HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA Tumanduk, Brigita; Polii, Intama Jemy; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i2.8502

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan bekal dan kunci keberhasilan dalam menjalani proses pendidikan Oleh karena itu kemampuan membaca dan kemampuan memahami bacaan menjadi bagian penting dalam penguasaan dan peningkatan ilmu pengetahuan siswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kemampuan membaca memahami siswa dengan hasil belajar siswa kelas XI SMA dalam pelajaran Bahasa Indonesia Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Motoling pada bulan September 2023 Sebanyak 178 siswa kelas XI menjadi populasi dalam penelitian ini Melalui teknik Cluster Random Sampling< em> dipilihlah 60 siswa sebagai sampel penelitian Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan aplikasi SPSS dan Microsoft Excel Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara hubungan kemampuan membaca memahami siswa dengan hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Hasil uji statistik menunjukkan bahwa angka korelasinya 0 132 gt;0 05 Hasl ini berarti ada korelasi antara kemampuan membaca memahami meski dalam derajat yang sangat rendah Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan membaca mehamami bukanlah satu satunya faktor yang mempengaruhi hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Motoling < p>