Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

AN ANALYSIS OF CONVERSATIONAL IMPLICATURE IN A FAMILY OF MANADO MALAY SPEAKERS: A CASE STUDY AT BULAWAN VILLAGE, KOTABUNAN SUB DISTRICT, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Muslim, Rizka; Wantania, Theresye; Meruntu, Oldie S.
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 3 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i3.8077

Abstract

The purpose of this research is to describe the form of premise conversational implicature and conclusion conversational implicature in Manado Malay-speaking families. In addition, this study aims at describing the meaning of those premise conversational implicature and conclusion conversational implicature. This study is conducted at Bulawan village, Kotabunan sub-district, Bolaang Mongondow Timur Regency. The method used in this research is descriptive qualitative method. To collect the data, the techniques used were the chirp method, the listening method and the note-taking method. The primary data of this research is obtained through conversational implicature in Manado Malay-speaking families in Bulawan village, Kotabunan sub-district, Bolaang Mongondow Timur Regency which amounted to at least 5 families. To analyze the data, the technique used is content analysis technique. The findings show that the conversational implicature used by Manado Malay speakers in Bulawan Village, Kotabunan Sub-district, Bolaang Mongondow Timur Regency is generally a concluding conversational implicature of 70%. The other 30% use premise implicature.
CAMPUR KODE BAHASA BETEW TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH: SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Saleo, Hendra; Meruntu, Oldie S.; Monoarfa, Susan
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/aa557c88

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fenomena campur kode bahasa daerah Betew terhadap penggunaan bahasa Indonesia di sekolah berdasarkan kajian sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dari siswa kelas VII SMP Negeri 20 Raja Ampat, yang berjumlah 22 orang. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan perekaman. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sering melakukan campur kode saat proses pembelajaran. Berdasarkan data yang terkumpul, campur kode yang paling dominan adalah penggantian kata-kata dalam bahasa Indonesia dengan kosakata bahasa Betew. Hal ini terjadi karena siswa merasa bahwa kata dalam bahasa Betew memiliki makna yang sudah dipahami oleh guru, sehingga penggunaan kata tersebut dianggap lebih mudah dan efektif. Selain itu, pengaruh bahasa Betew juga terlihat pada penggunaan frasa (kelompok kata), meskipun penggunaannya tidak sebanyak kosakata. Unsur bahasa Betew lainnya yang digunakan adalah klausa, meskipun frekuensinya lebih jarang dibandingkan dengan kosakata dan frasa. Secara keseluruhan, campur kode bahasa Betew terjadi karena sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Siswa juga sering kali mengalami kesulitan dalam menemukan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia, yang membuat mereka memilih untuk menggunakan bahasa Betew sebagai alternatif. Implikasi hasil penelitian ini menjadi referensi bagi guru Bahasa Indonesia untuk mengarahkan siswa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam interaksi belajar-mengajar.
ANALISIS PESAN MORAL DALAM CERITA PENDEK DUA ANAK KECIL DAN LOKET KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Sinaulan, Freisye Mersi Eflin; Wengkang, Thelma I. M.; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/96hfxn50

Abstract

Cerita pendek merupakan salah satu karya sastra yang paling banyak diminati oleh siswa karena menawarkan berbagai pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang sangat beragam dan bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral dalam cerpen Dua Anak Kecil dan Loket karya Seno Gumira Ajidarma serta implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Sumber data primer adalah dua cerpen karya Seno Gumira Ajidarma, yaitu Dua Anak Kecil dan Loket, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku yang relevan. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2023 hingga Februari 2024. Proses analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Nilai moral yang dikaji berdasarkan nilai moral menurut Kemendiknas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan moral positif dalam cerpen Dua Anak Kecil meliputi: (1) senantiasa berprasangka baik, (2) berbicara berdasarkan fakta, (3) saling menasihati dalam kebaikan, dan (4) tanggung jawab orang tua. Pesan moral negatif yang ditemukan adalah perilaku berjudi dan perbuatan mesum. Sementara itu, cerpen Loket memuat pesan moral positif seperti kesabaran dan penggunaan akal sehat dalam bertindak, serta pesan moral negatif berupa sikap tidak bertanggung jawab dan ketidakpedulian terhadap orang tua. Implikasi dari temuan ini adalah mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab, memiliki rasa empati, mengutamakan kerja sama, pantang menyerah, dan menjunjung keadilan yang berperan penting dalam pembentukan karakter siswa serta menghindari perbuatan yang merugikan.
PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKPOSISI: SEBUAH STUDI DI SMA NEGERI 2 TONDANO Mamahi, Yumico Nansi; Meruntu, Oldie S.; Wengkang, Thelma
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/hn3v3k18

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan keterampilan menulis teks eksposisi di kalangan siswa SMA, khususnya di kelas XI SMA Negeri 2 Tondano. Permasalahan ini menuntut diterapkannya model pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi sesuai struktur dan kaidah kebahasaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tondano pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Sumber data penelitian adalah 15 siswa kelas XI-A. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap proses pembelajaran dan tes menulis teks eksposisi. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis data hasil observasi secara deskriptif, sementara data hasil tes dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui Microsoft Excel untuk menghitung rata-rata, standar deviasi, dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan minat, keterlibatan aktif, dan kemampuan siswa dalam memahami struktur serta kaidah kebahasaan teks eksposisi. Rata-rata skor kemampuan menulis siswa mencapai 75 dan berada dalam kategori baik menurut KKTP. Pembelajaran berbasis proyek memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta kolaboratif. Meskipun hasilnya belum maksimal, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis. Implikasi dari penelitian ini adalah model PjBL layak diterapkan secara luas dalam pembelajaran menulis untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Indonesia di tingkat SMA.
APLIKASI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK TEKS NARASI CERITA PENDEK: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS XI DI SMA KATOLIK KARITAS TOMOHON Langi, Yolanda; Meruntu, Oldie S.; Pangemanan, Nontje
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/5gynr798

Abstract

Problem-based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menyimak struktur teks narasi siswa kelas XI SMA Katolik Karitas Tomohon serta mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran Problem-based Learning (PBL) dalam menyimak struktur teks narasi cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA Katolik Karitas Tomohon, pada siswa kelas XI-B. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, dengan jumlah populasi sebanyak 23 orang siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif sederhana. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan menyimak struktur teks narasi siswa kelas XI SMA Katolik Karitas Tomohon menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori cukup mampu, dengan rata-rata nilai 71,30%. Dari 23 siswa, hanya 2 siswa yang tergolong sangat mampu, 5 siswa mampu, 6 siswa cukup mampu, dan 10 siswa kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman terhadap struktur teks narasi masih perlu ditingkatkan, terutama dalam mengidentifikasi aspek resolusi dan koda. Meski demikian, beberapa siswa mampu memahami dan memaparkan struktur narasi secara jelas dan runtut. Selain itu, penerapan model Problem-based Learning (PBL) terbukti mendorong partisipasi aktif siswa dalam berdiskusi dan memberikan tanggapan secara konstruktif.