Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral tradisi Mogama < em> dalam Adat Perkawinan Bolaang Mongondow dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data yang berasal dari tokoh adat Bolaang Mongondow budayawan Bolaang Mongondow dan guru bahasa Indonesia Penelitian dilakukan pada bulan November 2023 Teknik pengumpulan data meliputi observasi wawancara dan dokumentasi Analisis data melibatkan tiga tahap: reduksi data di mana data dari lokasi penelitian disajikan dalam bentuk uraian rinci; tampilan data yang memudahkan peneliti memahami gambaran besar penelitian; dan penarikan kesimpulan serta verifikasi sebagai tahap akhir analisis data kualitatif yang memastikan hasil reduksi data tetap sesuai dengan tujuan analisis Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan moral dalam tradisi lisan Mogama < em> mencakup penguatan hubungan silaturahmi antara kedua keluarga prioritas persatuan dalam keluarga saling menghargai dan menghormati antar keluarga serta saling meyakinkan keseriusan membangun rumah tangga antara mempelai wanita dan pria Selain itu pesan moral ini juga menekankan penerimaan satu sama lain Implikasi dari pesan moral tradisi Mogama < em> terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia meliputi penggunaan pesan moral sebagai bahan ajar bagi siswa dan sebagai metode efektif dalam strategi pembelajaran di sekolah Melalui pesan moral tradisi Mogama < em> siswa dapat mempraktikkan nilai nilai moral dalam membentuk karakter mereka memberikan kesan mendalam dan efek positif bagi pembelajaran mereka < p>
Copyrights © 2024