Pemahaman konsep dan keterampilan proses sains merupakan dua aspek penting dalam pembelajaran IPA. Namun, hasil studi awal penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep peserta didik masih tergolong rendah dan keterampilan proses sains mereka rata-rata dalam kategori cukup, sehingga masih perlu ditingkatkan. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengembangan media pembelajaran berbasis virtual lab. Tujuan penelitian ini adalah menganalis validitas virtual lab, menganalisis peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains setelah penggunaan virtual lab pemuaian zat, dan mengetahui seberapa kuat hubungan antara pemahaman konsep dan keterampilan proses sains. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Penelitian ini menghasilkan virtual lab pemuaian zat yang valid dengan skor sebesar 0,93 oleh penilaian ahli. Media pembelajaran tersebut juga mampu meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains peserta didik pada materi pemuaian zat. Pemahaman konsep peserta didik mengalami peningkatan sebesar 27,59 sedangkan keterampilan proses sains mengalami peningkatan sebesar 15,5%. Selain itu, dalam penelitian ini juga diketahui bahwa ada korelasi yang kuat antara pemahaman konsep dengan keterampilan proses sains, dimana keterampilan proses sains memberikan pengaruh sebesar 38,2% terhadap pemahaman konsep. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa virtual lab pemuaian zat valid dan dapat meningkatkan pemahaman konsep serta keterampilan proses sains peserta didik.
Copyrights © 2025