MAJALAH ILMIAH GLOBE
Vol 9, No 1 (2007)

TANTANGAN DALAM PENGGUNAAN OBJECT-ORIENTED MODEL UNTUK MENGELOLA DATA SPASIAL

Pramono, Gatot H. ( Peneliti Muda Bidang Sistem Informasi Geografis, Bakosurtanal)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2016

Abstract

Perkembangan Sistem lnformasi Geografis dalam pemodelan obyek atau fenomena di bumi adalah dengan menggunakan object-oriented data model dimana obyek tersebut direpresentasikan sebagai obyek yang memiliki property, behavior dan hubungan dengan obyek lain. Beberapa keuntungan didapatkan dalam sistem ini seperti terintegrasinya data spasial dan atribut dalam satu sistem, akses dapat dilakukan secara bersamaan oleh banyak pengguna dan kecepatan dalam analisis data. Pada kenyataannya terdapat empat faktor yang menghambat penggunaan sistem pemodelan ini seperti sistem yang lama sudah memadai, kurangnya pemahaman, sistem object-oriented yang rumit dan kurangnya tenaga ahli. Dua hal yang direkomendasikan dalam mengatasi hambatan ini adalah dengan memberikan pemahaman dan pelatihan intensif tentang sistem ini.Kata kunci: Pemodelan SlG, Object-Oriented Data Model, Geodatabase. ABSTRACTThe advance of Geographic lnformation System (G/S.) has introduced the object-oriented data model in which objects or phenomena in the world are represented as having property, behavior and relation with other objects. Many benefits are obtained by applying this method such as integration of both spatial and attribute data in one sysfem, multi-user access and faster data analysis. However, four obstacles are identified during implementation such as older data model ls sfil suitable, lack of understanding, compilated object-oriented model and few experts. The recommendations fo use the model successfully are to explain the model advantages and to intensively train the G/S users. Keywords: GIS Modeling, Object-arie.nted Data Model, Geodatabase.

Copyrights © 2007