Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran digital multimedia interaktif terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya materi zakat di SMK Darul Ulum Kepuhdoko. Dominasi metode pembelajaran konvensional yang bersifat teacher-centered dan text-based menyebabkan rendahnya hasil belajar dan motivasi siswa dalam pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental design model Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 57 siswa kelas XI yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=28) menggunakan multimedia interaktif berbasis Microsite S.id dan kelompok kontrol (n=29) menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar kognitif (30 butir soal, α=0,944) dan angket motivasi belajar model ARCS (29 pernyataan, α=0,893). Data dianalisis menggunakan independent samples t-test dengan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada hasil belajar (t=2,079; p=0,042; d=0,55) dan motivasi belajar (t=3,053; p=0,003; d=0,81). Kelompok eksperimen mengalami peningkatan gain score lebih tinggi (hasil belajar: M=15,14; motivasi belajar: M=20,57) dibandingkan kelompok kontrol (hasil belajar: M=11,76; motivasi belajar: M=12,24). Multimedia interaktif terbukti efektif meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dengan pengaruh lebih kuat pada aspek motivasi (large effect) dibandingkan hasil belajar (medium effect). Penelitian ini memberikan kontribusi empiris tentang efektivitas teknologi pembelajaran dalam pendidikan Islam dan menawarkan model pembelajaran yang dapat direplikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital.
Copyrights © 2026