Pesatnya revolusi industri yang secara langsung merubah tananan pola dalam bekerja telah berkembang cukup signifikan. Aspek bisnis menjadi salah satu aspek yang memiliki perubahan yang sangat signifikan yang menyebabkan perubahan operasional bisnis dan perubahan perilaku . Perbankan menjadi salah satu industri yang harus beradaptasi dengan cepat karena perubahan konsumen yang senantiasa berubah dari waktu ke waktu yang dikarenakan perubahan dominasi generasi konsumen dan berimbas para perubahan perilaku konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang melibatkan 190 responden, yaitu karyawan Perbankan Swasta di Jakarta, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran data dilakukan menggunakan skala Likert 1-5, dengan pengolahan data menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) menggunakan perangkat lunak AMOS versi 22. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh Work Life Balance dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Work Life Balance tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan, Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja tidak memediasi pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan, Motivasi Kerja tidak memediasi pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan. Menanggapi hal tersebut, hasil dari penelitian ini mengungkap pentingnya implementasi Work Life Balance serta Kepuasan Kerja untuk dapat meningkatkan level Kepuasan Kerja karyawan sehingga dapat membuat perusahaan Perbankan Swasta dapat menjadi lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan perusahaan Perbankan Swasta lainnya bahkan perusahaan Perbankan milik Negara.
Copyrights © 2026