Susu memiliki karakteristik mudah rusak dan tidak tahan lama sehingga perlakuan pascapanen penting untuk diperhatikan sehingga susu sapi mulai diolah agar tahan lama ketika disimpan seperti susu pasteurisasi dan susu UHT (Ultra High Temperature). Kesadaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi juga telah mengalami peningkatan dilihat dari masyarakat mulai mengkonsumsi susu sapi. Hal ini mempengaruhi semakin banyak industri pengolahan susu yang memproduksi susu cair kemasan sehingga menyebabkan adanya persaingan antar industri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing (green product, green price, dan green promotion) dan brand image terhadap keputusan pembelian produk susu cair kemasan. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan kuesioner menggunakan teknik purposive sampling. Total sampel yang digunakan yaitu 126 orang. Metode yang digunakan untuk melakukan analisis data yaitu metode regresi linear berganda dengan green marketing (green product, green price, dan green promotion) dan brand image sebagai variabel bebas sedangkan keputusan pembelian sebagai variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan green product, green price, green promotion, dan brand image secara bersama-sama berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian produk susu cair kemasan. Sementara pengujian secara parsial dari empat variabel yang digunakan, hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian yaitu green promotion.
Copyrights © 2026