Budaya patriarki dan misoginis masih menjadi fenomena sosial yang kuat, ditandai dengan diskriminasi gender yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat, mengalami marginalisasi, beban ganda, hingga kekerasan fisik. Realitas ini direpresentasikan dalam film Kim Ji-Young: Lahir Tahun 1982 yang mengisahkan pengalaman perempuan dalam tekanan norma patriarki secara sistematis. Penelitian ini berjudul “Representasi Makna Budaya Patriarki dan Misoginis dalam Film Kim Ji-Young: Lahir Tahun 1982 (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure)”. Fokus penelitian adalah bagaimana patriarki dan misoginis digambarkan dalam film serta bagaimana semiotika Saussure digunakan untuk mengungkap makna tersembunyi terkait ketidaksetaraan gender yang mendalam. Tujuan penelitian yaitu menganalisis simbol-simbol budaya patriarki, menjelaskan konsep penanda (signifier) dan petanda (signified), serta menegaskan pentingnya kesadaran atas isu kesetaraan gender di masyarakat luas. Landasan teori menggunakan semiotika Ferdinand de Saussure dengan model analisis dua tahap (Two Order of Signification) untuk membedah fenomena tersebut. Metode yang dipakai adalah analisis semiotika dengan teknik identifikasi dan interpretasi tanda visual maupun naratif dalam film secara kualitatif. Data diperoleh melalui observasi film dan wawancara informan, kemudian dianalisis untuk mengungkap makna sosial budaya dari karakter dan peristiwa yang ditampilkan. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi intelektual pada kajian media dan gender sekaligus menjadi sarana refleksi kolektif dalam mendorong perubahan menuju kesetaraan gender yang lebih inklusif bagi seluruh perempuan.
Copyrights © 2026