Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat masyarakat dalam menabung di bank syariah denganĀ di Jorong Lubuk Juangan, Nagari Aua Serumpun, Kecamatan Sungai Aua, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap konsep dan produk perbankan syariah serta kecenderungan masyarakat yang masih menggunakan layanan bank konvensional dalam kegiatan transaksi keuangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan bank syariah belum sepenuhnya dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis penelitian difokuskan pada tiga indikator minat menabung, yaitu perhatian, ketertarikan, dan keinginan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menabung di bank syariah masih tergolong rendah. Pada indikator perhatian, sebesar 46,67% responden berada pada kategori rendah, 37,78% pada kategori sedang, dan 15,56% pada kategori tinggi. Pada indikator ketertarikan, sebesar 44,45% responden berada pada kategori rendah, 41,12% pada kategori sedang, dan 14,44% pada kategori tinggi. Sementara itu, pada indikator keinginan, sebesar 48,89% responden berada pada kategori rendah, 46,67% pada kategori sedang, dan 4,43% pada kategori tinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya minat masyarakat dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman mengenai prinsip dan produk bank syariah, terbatasnya akses terhadap layanan perbankan syariah, serta minimnya sosialisasi dari pihak lembaga keuangan syariah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi keuangan syariah, perluasan akses layanan, serta sosialisasi yang lebih intensif guna meningkatkan minat masyarakat untuk menabung di bank syariah.
Copyrights © 2026