Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job insecurity, workload, dan non-physical work environment terhadap turnover intention pada perawat rawat inap RSU Mitra Sejati Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap yang berstatus kontrak di RSU Mitra Sejati Medan sebanyak 127 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job insecurity berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai t hitung sebesar 5,718 > t tabel 1,986 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Workload juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai t hitung sebesar 4,107 > t tabel 1,986 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Non-physical work environment berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai t hitung sebesar 8,739 > t tabel 1,986 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan job insecurity, workload, dan non-physical work environment berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan nilai F hitung sebesar 46,067 > F tabel 2,70 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,587 yang menunjukkan bahwa 58,7% turnover intention dapat dijelaskan oleh job insecurity, workload, dan non-physical work environment, sedangkan sisanya 41,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026