Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan, Pengetahuan Pasar Modal, dan Resiko Persepsi Terhadap Minat Investasi Mahasiswa Putra, Irwansyah; Monalisa, Indah; Kaur, Sherrindeep; Sirait, Dita Eka Pertiwi; Syahreza, Dina Sarah
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7673

Abstract

Pertumbuhan ekonomi digital mendorong peningkatan partisipasi generasi muda dalam aktivitas investasi, namun belum sepenuhnya diimbangi oleh pemahaman keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, pengetahuan pasar modal, dan persepsi risiko terhadap minat investasi mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Negeri Medan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner berbasis daring kepada 44 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil menunjukkan seluruh item dinyatakan valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,955). Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, pengetahuan pasar modal, dan persepsi risiko masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi mahasiswa, dengan nilai F hitung 23,863 dan tingkat signifikansi 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,538 menunjukkan bahwa minat investasi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen sebesar 53,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan pendidikan investasi pada mahasiswa untuk mendorong partisipasi investasi yang lebih sehat dan produktif di era keuangan digital.
Pengaruh Job Insecurity, Workload dan Non-Physical Work Environment terhadap Turnover Intention pada Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Kaur, Sherrindeep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job insecurity, workload, dan non-physical work environment terhadap turnover intention pada perawat rawat inap RSU Mitra Sejati Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap yang berstatus kontrak di RSU Mitra Sejati Medan sebanyak 127 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job insecurity berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai t hitung sebesar 5,718 > t tabel 1,986 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Workload juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai t hitung sebesar 4,107 > t tabel 1,986 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Non-physical work environment berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan nilai t hitung sebesar 8,739 > t tabel 1,986 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan job insecurity, workload, dan non-physical work environment berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan nilai F hitung sebesar 46,067 > F tabel 2,70 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,587 yang menunjukkan bahwa 58,7% turnover intention dapat dijelaskan oleh job insecurity, workload, dan non-physical work environment, sedangkan sisanya 41,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.