Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan efektivitas organisasi, khususnya pada lembaga pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan publik. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan sebagai unit pelaksana teknis Badan POM memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan. Namun, data kinerja pegawai menunjukkan adanya fluktuasi capaian kinerja pada beberapa periode sehingga perlu dilakukan kajian terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin waktu dan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada BBPOM Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai. Populasi penelitian berjumlah 132 pegawai dengan sampel sebanyak 99 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui tahapan uji asumsi klasik, uji parsial (t), uji simultan (F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t sebesar 6,317 dan signifikansi 0,000. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t sebesar 5,025 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, disiplin waktu dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F sebesar 88,844 dan kontribusi sebesar 64,9%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kedisiplinan waktu serta pengembangan kompetensi pegawai merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai BBPOM Medan.
Copyrights © 2026