Kasus bullying dewasa ini semakin marak terjadi khususnya pada sektor pendidikan dasar di Indonesia. Menurut PISA (Programme for International Student Assesment ), 2018. Indonesia Menduduki peringkat kelima teritingi dari 78 negara dengan kasus perundungan tertinggi di dunia. Anak pada usia 6-12 tahun merupaakan salah faktor penyebab terjadinya bullying. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya bullying di sekolah dasar dan strategi penanganannya melalui pendekatan penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sumbawa. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ditemukan beberapa faktor penyebab terjadinya bullying, diantaranya : (1) Pola asuh keluarga, (2) Iklim sekolah, (3) Lingkungan pergaulan yang buruk, dan (4) Pengaruh media. Strategi yang digunakan dalam menangani tindakan bullying pada penelitian ini adalah dengan cara pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal Sumbawa dalam pembiasaan atau aktivitas sehari-hari para siswa, seperti pada kegiatan imtaq, kegiatan belajar mengajar, dan aturan kelas yang disepakati secara bersama oleh warga kelas
Copyrights © 2023