Secara garis besar peran dari seorang Kepala Desa meliputi inisiator, motivator, fasilitator dan dinamisator. Namun, peran ini tidak berjalan sebagaimana mestinya yang diidikasikan dengan lambannnya pembangunan dan permasalahan-permasalahan yang dihadi masyarakat yang tidak terselesaikan sesuai dengan harapan. Peningkatan daya nalar dan daya kritis masyarakat membuat masyarakat semakin berani untuk menyampaikan tuntutannya. Kondisi ini tentunya harus diimbagi oleh pemerintah dengan bersikap lebih responsif dan aspiratif terhadap berbagai tuntutan masyarakat.  Tujuan penelian adalah Mengetahui Peran Kepala Desa dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Desa. Penelitian ini berjenis ekporatif dengan menggunakan data kuantitatif. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif yang bersifat komperatif, yakni penelitian yang membandingkan variabel-variabel bebas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) sebanyak 30 responden Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) sebanyak 30 responden. Analisis data menggunakan uji Friedman (Friedman Two Way Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa χ2 = 444.88 dan χ2 Tabel = 6,251. Bila dibandingkan dengan χ2, maka χ2 > χ2 Tabel, sehinga Ho ditolak, artinya bahwa Keempat macam peran Kepala Desa mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap Peningkatan Pembangunan Desa.
Copyrights © 2016