Kerusakan jalan merupakan permasalahan infrastruktur yang berdampak pada keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Identifikasi kerusakan jalan umumnya dilakukan melalui inspeksi visual yang memerlukan waktu dan tenaga cukup besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis luas kerusakan lubang jalan menggunakan perangkat lunak ImageJ sebagai metode alternatif berbasis analisis citra digital. Pengambilan citra dilakukan secara manual menggunakan kamera smartphone pada 23 titik jalan berlubang di kawasan Kampung Sindangreret, Kota Tasikmalaya. Pada setiap titik lokasi dilakukan pengambilan citra sebanyak dua kali untuk menguji konsistensi hasil pengukuran. Dari seluruh citra yang diperoleh, dipilih 5 citra dengan kualitas terbaik untuk dianalisis. Tahapan pengolahan citra meliputi kalibrasi skala, konversi citra RGB ke grayscale, segmentasi menggunakan thresholding, serta noise reduction. Segmentasi menggunakan thresholding, serta noise reduction dilakukan untuk mengurangi gangguan akibat kerikil dan tekstur permukaan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan untuk mengukur luas lubang jalan. Pengambilan citra berulang tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap hasil pengukuran luas lubang jalan, sehingga memiliki konsistensi yang baik. ImageJ terbukti mampu mengukur luas lubang jalan secara akurat dan efisien, sehingga berpotensi menjadi alat bantu dalam pemantauan kondisi jalan dan perencanaan pemeliharaan yang lebih efektif.
Copyrights © 2025