Journal of Marine Research
Vol 14, No 1 (2025): Journal of Marine Research

Efektivitas Penempatan Apo (Alat Pemecah Ombak) Dalam Upaya Mendukung Pertumbuhan Mangrove (Rizophora sp.) yang Optimal Di Desa Cigorondong

Muhammad Rizqi Wirawan (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Ginanjar Pratama (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Desy Aryani (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Adi Susanto (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Muta Ali Khalifa (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Erik Munandar (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Hery Sutrawan Nurdin (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Hendrawan Syafrie (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2025

Abstract

Mangrove merupakan tanaman yang hidup di wilayah pesisir dan memiliki banyak manfaat seperti untuk meredam gelombang, menyimpan karbon, mencegah abrasi dan menstabilkan erosi. Upaya untuk menjaga kelestarian mangrove dilakukan penanaman di Desa Cigorondong dengan tambahan APO (Alat Pemecah Ombak) sebagai pelindung sementara hingga bibit mangrove mempunyai akar yang kuat untuk menahan gelombang secara alami. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju pertumbuhan mangrove dengan tambahan APO sebagai upaya melindungi bibit mangrove. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling sebagai penentu titik stasiun dengan mempertimbangkan faktor lingkungan, stasiun 1 terletak dekat dengan aliran air hujan, terdapat karang besar, sedikit mangrove alami dan APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 2 terletak tepat dibelakang mangrove alami dan ditambah APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 3 hanya terdapat APO dari bambu yang menjadi alat pelindung bibit mangrove. Pemeliharaan dilakukan dengan pengukuran tinggi, diameter, jumlah daun dan jumlah bibit yang hidup, pengambilan parameter lingkungan dan sedimen. Hasil penelitian menunjukkan penempatan APO untuk upaya memecah gelombang masih kurang efektif karena ukuran APO dengan tinggi 1 meter dan panjang 6 meter tidak dapat melindungi seluruh bibit mangrove yang ada pada tiap stasiun. Bibit mangrove yang berhasil tumbuh dengan persentase (≥ 60%) hanya ada pada stasiun 2, karena memiliki bantuan perlindungan dari mangrove alami sehingga gelombang dapat terpecah secara optimal dan tidak secara langsung menghantam bibit mangrove. Selain itu, pertumbuhan mangrove juga dipengaruhi oleh parameter lingkungan dan karakteristik substrat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jmr

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

The Journal of Tropical Fisheries Management is managed by the Department of Water Resource Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Bogor Agricultural University aims to publish the results of basic, applied research in the scope of fisheries resources, fish stock studies, and ...