Ketepatan data kemiskinan adalah prasyarat bagi efektivitas kebijakan perlindungan sosial. Banyak daerah menghadapi tantangan ketidakakuratan data kependudukan yang berdampak pada kesalahan penyaluran bantuan. Artikel ini bertujuan menganalisis inovasi digital layanan kependudukan di Kabupaten Klaten dirancang dan diimplementasikan, serta perannya dalam meningkatkan akurasi data kemiskinan dan efektivitas program sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, serta didukung observasi lapangan dan telaah dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi layanan digital seperti Sistem Administrasi Kependudukan Klaten (SAKURA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dirancang untuk meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memperkuat akurasi basis data kependudukan. Berdasarkan kerangka Diffusion of Innovations, inovasi ini memiliki keunggulan relatif dalam penghematan waktu dan biaya, kompatibilitas dengan kebutuhan masyarakat pasca-pandemi, kompleksitas yang relatif rendah bagi pengguna digital, serta tingkat observabilitas yang tinggi. Data Dukcapil Klaten mencatat lebih dari 28.000 pengguna SAKURA dan 44.772 aktivasi IKD melalui strategi jemput bola hingga 2024. Kontribusi inovasi ini tampak nyata pada peningkatan validitas data sosial, yang mengurangi kesalahan inclusion dan exclusion dalam distribusi bantuan. Hal ini berdampak pada efektivitas program pengentasan kemiskinan, sejalan dengan penurunan angka kemiskinan di Klaten dari 13,49% pada 2021 menjadi 12,04% pada 2024. Digitalisasi memungkinkan pemutakhiran data real-time, penelusuran identitas tunggal, dan sinkronisasi data kependudukan dengan data kesejahteraan sosial, menekan kesalahan inclusion dan exclusion dalam bantuan. Berdasarkan Diffusion of Innovations, inovasi ini memiliki keunggulan relatif, kompatibilitas tinggi, dan kompleksitas rendah. Digitalisasi layanan kependudukan menjadiinstrumen strategis dalam tata kelola pemerintah daerah dan berkontribusi pada penanggulangan kemiskinan berbasis data akurat.
Copyrights © 2025