Nyamuk telah lama dikenal sebagai salah satu vektor penyakit paling berbahaya bagi manusia, menyebarkan penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan zika. Oleh karena itu, perlindungan dari gigitan nyamuk menjadi sangat penting. Produk penolak nyamuk yang umumnya tersedia di pasaran sering mengandung bahan kimia yang dapat memberikan efek samping bagi kesehatan dan lingkungan. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif penolak nyamuk mulai banyak dilirik karena dianggap lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas sediaan lotion fraksi daun kamboja (Plumeria rubra) sebagai antinyamuk. Daun kamboja diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan terpenoid yang diduga dapat berfungsi sebagai penolak nyamuk. Melalui uji skrining fitokimia, ditemukan bahwa fraksi etil asetat daun kamboja mengandung senyawa steroid, sementara fraksi aqua dan N-heksan tidak mengandung steroid. Pengujian organoleptis, homogenitas, pH, dan daya lekat menunjukkan bahwa formula II dan III dari sediaan lotion stabil, homogen, memiliki pH yang aman untuk kulit (7,47-7,70), dan memenuhi persyaratan daya lekat. Uji efektivitas menunjukkan bahwa lotion dengan fraksi daun kamboja mampu menolak 3 hingga 6 nyamuk pada pengujian di luar ruangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan lotion fraksi daun kamboja efektif sebagai antinyamuk dan aman digunakan pada kulit, memberikan alternatif yang lebih alami dan aman dibandingkan produk berbahan kimia sintetik.
Copyrights © 2025