Jurnal Kesehatan dan Farmasi
Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober

Studi Stabilitas Sediaan Gel Ekstrak Kunyit (Curcuma longa) sebagai Antiinflamasi

pelia elza (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
06 Oct 2025

Abstract

Inflamasi merupakan respon biologis tubuh yang penting namun dapat berakibat merugikan jika berlangsung berlebihan. Obat antiinflamasi sintetis efektif, tetapi sering menimbulkan efek samping bila digunakan jangka panjang. Kunyit (Curcuma longa) mengandung kurkumin yang berpotensi sebagai agen antiinflamasi melalui penghambatan mediator inflamasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi stabilitas fisikokimia dan aktivitas antiinflamasi sediaan gel ekstrak kunyit. Gel diformulasikan dengan basis HPMC dalam konsentrasi 2%, 4%, dan 6%, kemudian diuji stabilitas organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat selama 28 hari. Aktivitas antiinflamasi diuji menggunakan metode edema telapak kaki tikus yang diinduksi karragenan. Hasil menunjukkan sediaan gel stabil dengan pH 6,0–6,2 dan tidak mengalami perubahan signifikan pada viskositas maupun daya sebar. Uji aktivitas memperlihatkan gel ekstrak kunyit konsentrasi 6% memiliki daya hambat inflamasi 66%, mendekati diklofenak (68%). Dengan demikian, gel ekstrak kunyit berpotensi sebagai sediaan topikal fitofarmaka antiinflamasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jkf

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Health Professions Public Health

Description

Jurnal Kesehatan dan Farmasi (JKF) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian teoretis, dan inovasi di bidang kesehatan, farmasi, dan ilmu kefarmasian terapan. JKF menjadi wadah akademik bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi farmasi maupun kesehatan untuk ...