Penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) dalam pendidikan vokasi otomotif memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik, terutama di sekolah-sekolah yang menghadapi keterbatasan sarana dan biaya tinggi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai studi pendahuluan untuk mengevaluasi respon awal guru dan siswa terhadap pemanfaatan VR sebagai media simulasi praktikum perawatan kendaraan ringan. Demo aplikasi open-source SUSTech_VREngine digunakan untuk memperkenalkan konsep simulasi interaktif kepada guru dan siswa di SMKN 2 Garut. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert dan pertanyaan terbuka, serta observasi lapangan. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 87,5% responden menyatakan simulasi VR membantu proses pembelajaran, dan 75% responden menyatakan setuju apabila kegiatan praktik kendaraan ringan dilaksanakan dalam bentuk virtual. Responden juga mengidentifikasi keterbatasan alat praktik dan visualisasi sebagai tantangan yang relevan, serta memberikan saran untuk pengembangan konten yang lebih sesuai dengan kurikulum nasional. Studi ini menunjukkan bahwa teknologi VR diterima dengan baik di lingkungan SMK dan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efisien, interaktif, dan hemat biaya. Temuan ini menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut aplikasi VR lokal yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembelajaran otomotif Indonesia, serta mendorong replikasi di sekolah vokasi lainnya.
Copyrights © 2025