Usaha ternak kambing perah memiliki potensi besar sebagai alternatif sumber susu lokal yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek ekonomi usaha kambing perah melalui identifikasi struktur biaya, pendapatan, laba bersih, titik impas, serta sensitivitas usaha terhadap perubahan harga jual susu dan biaya pakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi terhadap 30 peternak kambing perah. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata laba bersih mencapai Rp 1.300.000 per bulan dengan titik impas sebesar 41% dari total produksi. Analisis sensitivitas memperlihatkan bahwa usaha ini tetap layak meskipun terjadi fluktuasi harga maupun biaya pakan. Secara keseluruhan, usaha kambing perah terbukti prospektif, berkontribusi terhadap kemandirian pangan, serta berpotensi mengurangi ketergantungan impor susu di Indonesia.
Copyrights © 2025