Rendahnya konsumsi sayur di masyarakat Indonesia masih menjadi persoalan gizi yang berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku konsumsi sayur pada ibu rumah tangga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa edukasi gizi mampu memperbaiki pemahaman ibu mengenai manfaat sayur, meningkatkan keterampilan dalam pengolahan, serta mendorong kebiasaan keluarga untuk lebih rutin mengonsumsi sayuran. Faktor pendukung utama adalah motivasi pribadi dan dukungan keluarga, sementara kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan ekonomi, preferensi rasa, dan keterbatasan waktu. Kesimpulannya, edukasi gizi terbukti efektif sebagai strategi perubahan perilaku konsumsi sayur dan perlu dikembangkan dalam program yang berkesinambungan.
Copyrights © 2025