Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS dengan materi “Keragaman Budaya Indonesia” pada siswa di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan kelas IV dengan mengimplementasikan model Project Based Learning . Metode penelitan yang diimplementasikan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang terdiri atas 2 siklus, setiap siklusnya mencakup empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan yang berjumlah 18 siswa diantaranya 7 perempuan serta 11 laki–laki. Teknik yang diterapkan dalam pengumpulan data ini menggunakan lembar tes serta observasi. Teknik analisis data yang diimplementasikan adalah teknik analisis ketuntasan hasil belajar dan ketuntasan belajar menurut klasikal. Merujuk pada hasil belajar yang dicapai pada siklus I ialah 64,66 dengan ketuntasan belajar 55,55%. Maka diperlukan pembenahan di siklus II yang mana pada siklus ke dua ini hasil belajar siswa mencapai 85 dengan ketuntasan belajar klasikal 88,88%. Artinya, terjadi optimalisasi hasil belajar pada siklus II yang sudah memenuhi kriteria ketuntasan secara klasikal. Untuk itu bisa disimpulkan jika pada pelajaran IPAS di SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan pengimplementasian model Project Based Learning dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026