ASI eksklusif selama enam bulan pertama sangat dianjurkan WHO dan UNICEF, namun cakupannya di Indonesia, termasuk Kota Baubau, masih rendah. Data Dinas Kesehatan menunjukkan penurunan signifikan di Puskesmas Wajo (7,7% pada 2023). Penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ibu menyusui dengan praktik ASI eksklusif di wilayah tersebut. Penelitian kuantitatif cross-sectional ini melibatkan 58 ibu menyusui (bayi usia 6-12 bulan) dengan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 31-45 tahun (51,7%), berpendidikan Strata 1 (41,4%), dan sebagai ibu rumah tangga (41,4%). Sebanyak 91,4% memiliki pengetahuan baik tentang ASI eksklusif, dan 79,3% bersikap positif. Praktik ASI eksklusif mencapai 81,0%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) dengan pemberian ASI eksklusif. Namun, analisis multivariat menunjukkan bahwa secara bersama-sama, pengetahuan dan sikap tidak berpengaruh signifikan (p>0,01).
Copyrights © 2026