Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peningkatan model problem based learning berbantuan media tabur (kotak bukti rasio) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VI SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan quasi eksperimen desain nonequivalent control gruop pretest posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI di SD 1 Sadang sebagai kelas kontrol dan SD 4 Sadang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, uji paired sample t-test, serta perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang siginifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen berada pada kategori lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model problem based learning berbantuan media tabur efektif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VI SD.
Copyrights © 2025