Matematika berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah siswa. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep, menerapkan rumus, dan menyelesaikan soal cerita. Kesulitan ini berpotensi berdampak berkelanjutan karena keterkaitan antar konsep dalam matematika serta dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan faktor dominan penyebab kesulitan belajar matematika pada siswa kelas VIII A SMP Asy-Syifa Boarding School Sukoharjo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan triangulasi wawancara, subjek penelitian ini adalah 40 siswa kelas VIII A. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesulitan belajar siswa secara klasikal berada pada kategori Tinggi (63,94%). Faktor dominan penyebab kesulitan adalah faktor internal, yaitu kelemahan kognitif (71,63%) dan kecemasan afektif (65,50%), disusul oleh metode pedagogik guru (61,50%). Faktor lingkungan menempati persentase terendah (57,13%) karena ekosistem asrama dan larangan gawai terbukti sangat efektif menekan distraksi eksternal. Kesimpulannya, lingkungan boarding school sudah sangat kondusif, namun siswa masih terhambat oleh lemahnya pemahaman konsep dasar matematika yang akhirnya memicu kecemasan.
Copyrights © 2025