Jembatan merupakan infrastruktur vital yang mendukung operasional transportasi, termasuk pada jalan tambang yang digunakan untuk mengangkut material berat seperti batubara. Sebagian besar jembatan dirancang untuk menahan beban lalu lintas standar, namun kendaraan tambang seringkali membawa beban yang jauh lebih besar, sehingga menuntut evaluasi kapasitas jembatan yang lebih teliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas beban pada dua jembatan di jalan hauling menggunakan metode AASHTO Manual for Bridge Evaluation 3rd Edition (MBE-3), serta mengkaji kebutuhan perkuatan pada elemen-elemen struktural kritis untuk menjaga keselamatan jembatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perhitungan load rating dengan menganalisis kondisi struktur jembatan melalui pengujian material dan perhitungan faktor rating. Penemuan utama menunjukkan bahwa Jembatan Padangin Loaded masih dapat menahan beban operasional kendaraan tambang dengan kapasitas yang jauh melebihi beban yang diterima, sedangkan pada Jembatan Padangin Empty, beberapa elemen struktural mengalami overstress ketika menerima beban penuh. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya melakukan evaluasi berkala menggunakan metode yang lebih tepat untuk memastikan kapasitas jembatan pada jalan tambang, serta perlunya strategi perkuatan untuk elemen struktural yang memiliki kapasitas terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam manajemen infrastruktur jalan tambang dan dapat dijadikan acuan untuk pengambilan keputusan terkait perbaikan dan perkuatan jembatan.
Copyrights © 2026