Daun Reundeu (Staurogyne longata) merupakan tanaman obat tradisional Indonesia yang mengandung beragam senyawa bioaktif dengan potensi terapeutik yang signifikan. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji kandungan senyawa bioaktif serta aktivitas farmakologis daun Reundeu berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka yang membahas profil fitokimia dan aktivitas biologis Staurogyne longata. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun Reundeu kaya akan flavonoid utama seperti quercetin dan kaempferol dengan aktivitas antioksidan kuat, ditunjukkan oleh nilai IC₅₀ DPPH rata-rata sebesar 4,2 μg/mL dan kapasitas FRAP sebesar 47,77 mg QE/g ekstrak. Aktivitas antimikroba tercatat efektif terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan nilai MIC masing-masing sebesar 98 μg/mL dan 125 μg/mL. Efek antiinflamasi menunjukkan inhibisi edema sebesar 62% pada model tikus, disertai penurunan mediator inflamasi TNF-α dan IL-6 hingga lebih dari 55%. Aktivitas antidiabetik tercermin dari penghambatan enzim α-glukosidase dengan nilai IC₅₀ sebesar 32,4 μg/mL. Uji toksisitas akut menunjukkan nilai LD₅₀ lebih dari 5.000 mg/kg berat badan, menandakan tingkat keamanan yang tinggi. Daun Reundeu memiliki potensi besar sebagai sumber bahan aktif alami untuk pengembangan obat herbal dan fitofarmaka berbasis tanaman obat Indonesia.
Copyrights © 2026