Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bauran pemasaran (marketing mix) dalam meningkatkan volume penjualan kacamata pada Bojong Optik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sehingga mampu menggambarkan secara mendalam fenomena pemasaran yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dengan sembilan informan yang terdiri dari pemilik, karyawan, dan konsumen, sehingga menghasilkan perspektif yang komprehensif dari berbagai pihak yang terlibat dalam aktivitas usaha . Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja pemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kekuatan (S) sebesar 4,17 lebih tinggi dibandingkan kelemahan (W) sebesar 2,50, yang menandakan kondisi internal usaha cukup kuat. Sementara itu, nilai peluang (O) sebesar 4,24 juga lebih besar dibandingkan ancaman (T) sebesar 2,69, yang menunjukkan adanya peluang pasar yang signifikan . Berdasarkan hasil tersebut, posisi Bojong Optik berada pada kuadran I (Stabil Growth), yang mengindikasikan strategi agresif dapat diterapkan dengan tetap menjaga stabilitas usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada variasi produk, harga kompetitif, serta lokasi strategis, sedangkan peluang berasal dari meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan mata dan tren fashion kacamata. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan adalah mempertahankan kualitas produk dan layanan, meningkatkan promosi terutama melalui media digital, serta melakukan inovasi agar mampu bersaing dan meningkatkan volume penjualan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026