Abstract: Extracurricular activities in madrasahs play an essential role in shaping students’ character and self-confidence. However, in practice, some activities are still not optimally managed. This study aims to analyze the planning, implementation, and evaluation of hadrah activities in enhancing students’ self-confidence. A qualitative case study approach was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The study was conducted at MIN 2 Jember, involving 1 principal, 1 hadrah instructor, and 12 students participating in the hadrah extracurricular program. The findings show that structured planning, consistent participatory implementation, and continuous evaluation form an integrated pattern supporting confidence development. Supporting factors include institutional support and student enthusiasm, while initial anxiety becomes the main obstacle. Students demonstrated improved stage courage, teamwork, discipline, and active participation in school events. This study contributes to strengthening religious-based extracurricular activities in character education.Abstrak: Kegiatan ekstrakurikuler di madrasah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepercayaan diri siswa. Namun pada pelaksanaannya, masih terdapat kegiatan yang belum terkelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan hadrah dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Penelitian ini dilaksanakan di MIN 2 Jember, dengan melibatkan 1 kepala madrasah, 1 guru pembina hadrah, dan 12 siswa peserta ekstrakurikuler hadrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan terstruktur, pelaksanaan konsisten dan partisipatif, serta evaluasi berkelanjutan membentuk pola kegiatan yang mendukung peningkatan kepercayaan diri. Faktor pendukung meliputi dukungan madrasah dan antusiasme siswa, sedangkan hambatan utama adalah rasa gugup awal. Siswa menunjukkan peningkatan keberanian tampil, kerja sama, kedisiplinan, dan partisipasi aktif dalam kegiatan madrasah. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan kegiatan ekstrakurikuler berbasis religius dalam pendidikan karakter.
Copyrights © 2026