: Penelitian ini mengkaji problematika pembiayaan rahn dan faktor-faktor yang mempengaruhi proses perpanjangan masa rahn pada KSPPS BMT NU Cabang Burneh Kabupaten Bangkalan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sumber problematika pembiayaan rahn serta mengidentifikasi faktor dominan yang menyebabkan nasabah melakukan perpanjangan masa rahn. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembiayaan rahn berasal dari faktor internal lembaga berupa lemahnya pengawasan dan belum optimalnya penerapan prinsip kehati-hatian, serta faktor eksternal dari nasabah berupa keterbatasan ekonomi dan rendahnya pemahaman akad. Adapun perpanjangan masa rahn dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasabah, faktor sosial dan kebiasaan masyarakat, serta kebijakan internal BMT yang memberikan fleksibilitas berbasis prinsip kekeluargaan. Penelitian ini memberikan manfaat sebagai bahan evaluasi bagi lembaga keuangan syariah dalam memperkuat manajemen pembiayaan rahn dan meningkatkan literasi keuangan syariah nasabah agar pembiayaan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: pembiayaan rahn, perpanjangan rahn, BMT, keuangan syariah, manajemen pembiayaan
Copyrights © 2026