Kemenangan Respati Achmad Ardianto dalam Pilkada Kota Surakarta tahun 2024 menarik perhatian karena diraih dalam waktu kampanye yang relatif singkat. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas strategi komunikasi politik yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor komunikasi yang mendukung keberhasilan Respati, khususnya dalam konteks dukungan tokoh nasional, kerja relawan, serta kekuatan koalisi partai politik. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui pengumpulan data dari dokumentasi kampanye, observasi media, serta wawancara mendalam dengan tim sukses dan konstituen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Respati mengoptimalkan dukungan simbolik dari Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka, yang memperkuat legitimasi politiknya. Kemudian, kerja masif para relawan serta dukungan KIM Plus memperkuat jaringan komunikasi dan mobilisasi pemilih. Penelitian ini menggunakan teori transfer legitimasi untuk menjelaskan bagaimana dukungan simbolik berperan penting dalam mempercepat penerimaan publik terhadap kandidat baru. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi politik yang strategis, kolaboratif, dan adaptif dapat menghasilkan kemenangan dalam waktu singkat.
Copyrights © 2026