Anemia pada kehamilan merupakan kondisi kadar hemoglobin (Hb) <11 g/dL yang masih menjadi masalah kesehatan maternal dan berpotensi memengaruhi luaran persalinan. Peningkatan kebutuhan zat besi selama kehamilan menyebabkan ibu hamil rentan mengalami anemia, yang dikaitkan dengan berbagai komplikasi obstetri termasuk kemungkinan perubahan cara persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh anemia pada kehamilan terhadap cara persalinan di Rumah Sakit Permata Cirebon tahun 2023. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi terjangkau adalah seluruh ibu hamil yang bersalin di Rumah Sakit Permata Cirebon tahun 2023. Sampel sebanyak 96 responden diperoleh menggunakan rumus Lemeshow dan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel bebas adalah anemia pada kehamilan berdasarkan kadar Hb, sedangkan variabel terikat adalah cara persalinan (pervaginam atau sectio caesarea). Data sekunder diperoleh dari rekam medis dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 95%. Dari 96 responden, 47 (49%) ibu hamil mengalami anemia, terdiri dari anemia ringan 42 (44%) dan anemia sedang 5 (5%). Persalinan sectio caesarea lebih dominan yaitu 86 (89,6%), sedangkan pervaginam 10 (10,4%). Uji Chi-square menunjukkan nilai p=0,549 (>0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan bermakna antara anemia pada kehamilan dan cara persalinan. Anemia pada kehamilan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap cara persalinan di Rumah Sakit Permata Cirebon Tahun 2023.
Copyrights © 2026