Penelitian ini penting dilakukan karena banyaknya masalah serius yang timbul saat pengiriman. Bahaya yang timbul adalah pendarahan akibat luasnya luka jalan lahir yang merupakan penyebab kedua pendarahan pasca melahirkan setelah atonia uteri yang menyebabkan kematian. Selain pendarahan, kejadian robekan jalan lahir ini menyebabkan trauma pada ibu melahirkan yang mengakibatkan ibu melahirkan lebih memilih melahirkan dengan operasi caesar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi robekan perineum antara metode mengejan Valsalva dengan metode mengejan blow-blow pada ibu bersalin di wilayah Puskesmas Dompu Barat. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment Posttest Only Design With Non-Equivalent Group. Sampel sebanyak 32 ibu bersalin. Pada kelompok A melakukan teknik mengejan Valsalva sebanyak 16 responden dan kelompok B melakukan teknik mengejan blow-blow sebanyak 16 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara pada lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai Asymp.sig (2-tailed) kurang dari 0,000 (0,05) menurut statistik uji Mann-Whitney U sign-ranks. Oleh karena itu, Ha diterima, yang menunjukkan adanya perbedaan antara teknik Valsalva dan teknik blow-and-blow dalam mengurangi robekan perineum.
Copyrights © 2026