Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perbedaan Efektifitas Abdominal Stretching Dengan Kompres Hangat Terhadap Intensitas Dismenorhea Jannah, Bayti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.1361

Abstract

Dismenorhea adalah nyeri menstruasi, sifat dan derajat rasa nyeri ini bervariasi. Mulai dari yang ringan sampai yang berat. Dampak dismenorhea yaitu penurunan minat terhadap aktivitas rutin, terjadi ketidak nyamanan saat belajar, bekerja, mudah marah, gangguan mood, sukar berkonsentrasi dan perubahan nafsu makan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan efektivitas abdominal stretching dengan kompres hangat terhadap intensitas dismenorhea. Jenis penelitian menggunakan Quasi eksperiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design dengan membagi 2 kelompok yaitu kelompok abdominal stretching dan kompres hangat. Tehnik sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 32 responden. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan skala penilaian numeric (NRS). Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Mann-Withney. Berdasarkan hasil uji wilcoxson ada pengaruh pemberian Abdominal stretching pada mahasiswi dengan hasil ρ Value 0,000 < α 0,05. Begitu pula pemberian tehnik kompres hangat ada pengaruh terhadap intensitas nyeri dengan hasil ρ Value 0,002 < α 0,05. Berdasarkan uji Man - Withney dengan hasil ρ Value 0,031 berarti ada perbedaan efektifitas antara pemberian abdominal streching dan kompres hangat terhadap intensitas dismenorhea. Abdominal streching lebih efektif dibandingkan dengan kompres hangat. Diharapkan kepada mahasiswi D.IV Kebidanan Universitas Kadiri untuk melakukan terapi abdominal stretching dan kompres hangat untuk mengatasi nyeri haid yang terjadi.
HUBUNGAN PEKERJAAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS MPUNDA KOTA BIMA Bayti Jannah; Cesa Septiana Pratiwi; Mamnuah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/h5ym6p79

Abstract

Prevalensi kecemasan kehamilan bervariasi pada trimester kehamilan dengan tingkat yang tinggi pada trimester pertama dan ketiga. Tingkat kecemasan yang tinggi yaitu pada negara dengan penghasilan rendah dan sedang sebesar 20% atau lebih. Kecemasan antenatal berdampak negatif pada ibu maupun bayi. Dampak negatif kecemasan pada ibu yaitu perubahan perilaku ibu hamil seperti pola makan, gaya hidup atau aktifitas fisik, yang mengakibatkan penyulit persalinan. Dampaknya pada bayi baru lahir meliputi masalah seperti berat badan lahir rendah (BBLR), asfiksia, kelahiran prematur, dan perkembangan janin terhambat, yang dapat menyebabkan kematian bayi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pekerjaan dengan kecemasan ibu hamil di Puskesmas Mpunda Kota Bima. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 61 orang dengan sampel sebanyak 53 ibu hamil yang telah mengikuti perawatan antenatal di Puskesmas Mpunda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu consecutive sampling. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur kecemasan yaitu Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Berdasarkan uji statistik menggunakan chi-square tingkat kecemasan wanita yang tidak bekerja dengan nilai-p value sebesar 0,018 (p <0,05). Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan informasi yang holistik kepada ibu hamil supaya meminimalisir kecemasan yang terjadi.
Pekerjaan dan gravida mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil di Puskesmas Mpunda Kota Bima Jannah, Bayti; Septiana Pratiwi, Cesa; Mamnuah, Mamnuah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 16, No 2 (2025): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v16i2.1467

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil yang mengalami stres dapat mempengaruhi perilaku terkait kesehatan mereka, yang pada gilirannya dapat membahayakan kesehatan dan perkembangan anak-anak dalam jangka panjang. Ketika tingkat stres seorang ibu meningkat selama kehamilan, hal itu dapat memengaruhi aliran darah anak yang belum lahir, membuat bayi menjadi hiperaktif dan meningkatkan risiko keterlambatan perkembangan atau autisme. Variabel psikologis, fisiologis, sosial, dan sosio-demografis termasuk di antara yang dapat menyebabkan stres pada wanita hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pekerjaan dan gravida mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil. Metode: Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan teknik consecutive sampling pada 53 wanita hamil yang pergi ke Puskesmas Mpunda untuk perawatan antenatal. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang mengukur karakteristik responden dan Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil: Tingkat kecemasan berbeda secara signifikan antara wanita yang tidak bekerja (p = 0,018) dan ibu hamil dengan status gravida (p = 0,043). Kesimpulan: Kecemasan ibu hamil dipengaruhi oleh status pekerjaan ibu yang tidak bekerja dan status multigravida pada ibu hamil di Puskesmas Mpunda Kota Bima.
The effectiveness between of yoga and birth ball in reducing labor pain: a systematic review Hartati, Devi; Jannah, Bayti; Sulasdi, Nur Ain Desta; Sinaga, Sri Putriani; Sulistyaningsih; Hafidz, Firdaus
BKM Public Health and Community Medicine Vol 40 No 04 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v40i04.9512

Abstract

Purpose: Identify the effectiveness between Yoga and birth ball in decreasing labor pain intensity. Methods: This study used a systematic review design with the PRISMA-SR checklist. This systematic review referred to three steps, namely, (1) search strategy, (2) selection criteria, and (3) data extraction and quality assessment. The article search used 2 databases: ScienceDirect and Pubmed and ResearchRabbit. Results: Of 14 articles, 7 discuss Yoga's effectiveness in diminishing labor pain, and another 7 discuss birthing balls' efficacy in alleviating labor pain. Yoga and birth balls effectively reduce childbirth pain intensity. Conclusion: Besides, a combination of Yoga and birth ball or a combination of birth balls and counterpressure or free position when entering childbirth reduces labor pain. Yoga could also be combined with back massage, aromatherapy, or hypnosis. Future studies are expected to analyze the level of effectiveness between birthing balls and Yoga in reducing labor pain intensity in both developing and developed countries.
THE DIFFERENCE IN PERINEAL TEARS BETWEEN THE VALSAVA PRESSING TECHNIQUE AND THE BLOW PRESSING TECHNIQUE IN WOMEN IN LABOR Bayti Jannah; Putri Yayu; Nanda Irmawati
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v11i1.3322

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan karena banyaknya masalah serius yang timbul saat pengiriman. Bahaya yang timbul adalah pendarahan akibat luasnya luka jalan lahir yang merupakan penyebab kedua pendarahan pasca melahirkan setelah atonia uteri yang menyebabkan kematian. Selain pendarahan, kejadian robekan jalan lahir ini menyebabkan trauma pada ibu melahirkan yang mengakibatkan ibu melahirkan lebih memilih melahirkan dengan operasi caesar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi robekan perineum antara metode mengejan Valsalva dengan metode mengejan blow-blow pada ibu bersalin di wilayah Puskesmas Dompu Barat. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment Posttest Only Design With Non-Equivalent Group. Sampel sebanyak 32 ibu bersalin. Pada kelompok A melakukan teknik mengejan Valsalva sebanyak 16 responden dan kelompok B melakukan teknik mengejan blow-blow sebanyak 16 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara pada lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai Asymp.sig (2-tailed) kurang dari 0,000 (0,05) menurut statistik uji Mann-Whitney U sign-ranks. Oleh karena itu, Ha diterima, yang menunjukkan adanya perbedaan antara teknik Valsalva dan teknik blow-and-blow dalam mengurangi robekan perineum.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DENGAN MINYAK ZAITUN TERHADAP NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN FASE AKTIF Jumriani; Sri Astuti; Bayti Jannah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 02 (2026): Juni 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/850x8m59

Abstract

Latar belakang : Proses persalinan seringkali merupakan sesuatu yang sangat menakutkan dan identik dengan rasa nyeri. Nyeri persalinan merupakan proses yang fisiologis. Apabila nyeri tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan masalah yang lain diantaranya meningkatnya kecemasan atau rasa khawatir akan proses persalinan sehingga produksi hormon adrenalin meningkat dan mengakibatkan vasokonstriksi yang menyebabkan aliran darah ibu ke janin menurun. Janin akan mengalami hipoksia sedangkan ibu akan mengalami persalinan lama dan dapat juga meningkatkan tekanan sitolik dan distolik Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pengaruh Pijat Oksitosin Dengan Minyak Zaitun Terhadap Nyeri Persalinan Pada Ibu Bersalin Fase Aktif Di Klinik Tiberias Tobelo  Halmahera Utara Tahun 2026 Metode Penelitian : Jenis penelitian yang dilakukan termasuk penelitian Quasi-eksperimental., Penelitian  ini  telah  dilaksanakan  di Klinik Tiberias  pada bulan  April 2026, sampel dalam penelitian ini adalah 20 ibu Bersalin Hasil : hasil penelitian kelompok yang diberikan pijat oksitosin seluruh responden sebanyak 10 ibu bersalin (50%) menunjukkan adanya penurunan skala nyeri persalinan. Sedangkan Pada kelompok yang tidak diberikan intervensi, hanya sebagian kecil responden, yaitu 4 ibu bersalin (20%), yang mengalami penurunan skala nyeri persalinan Kesimpulan : Ada Pengaruh Pijat Oksitosin Dengan Minyak Zaitun Terhadap Nyeri Persalinan Pada Ibu Bersalin Fase Aktif    Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Minyak Zaitun, Nyeri Persalinan  
Hubungan Usia Ibu dan Paritas dengan Kejadian Preeklamsia Bayti Jannah; Dian Mayasari; Nurbaety; Sri Rahmawati
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 5 No. 03 (2026): Article In Press - Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v5i03.2622

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu maupun janin di dunia. Menurut World Health Organization (WHO), preeklamsia dan eklampsia menyumbang sekitar 10–15% penyebab kematian maternal secara global. Di Indonesia, hipertensi dalam kehamilan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu selain perdarahan dan infeksi. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia antara lain usia ibu dan paritas. Ibu hamil usia <20 tahun dan >35 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami preeklamsia dibandingkan usia reproduksi sehat 20–35 tahun. Selain itu, ibu primipara juga diketahui lebih rentan mengalami preeklamsia dibandingkan multipara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia ibu dan paritas terhadap kejadian preeklamsia di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibaru Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan case control retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang mengalami preeklamsia di wilayah kerja Jatibaru tahun 2025 sebanyak 339 orang. Sampel sejumlah 72 ibu hamil, yaitu 24 kasus preeklamsia dan 48 kontrol tanpa preeklamsia. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling pada kasus dan control yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh melalui rekam medis menggunakan lembar checklist penelitian dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan koreksi kontinuitas yates pada a=0,05. Hasil Penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan kejadian preeklamsia (p = 0,920; OR = 1,27; 95% CI = 0,40–4,03) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian preeklamsia (p = 0,796; OR = 1,30; 95% CI = 0,48–3,56).