Perkembangan Revolusi Industri 5.0 mengancam nilai kebangsaan dan kemanusiaan akibat pragmatisme, individualisme, serta ketimpangan digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi Pancasila sebagai sistem filsafat dan etika dalam menghadapi tantangan era tersebut. Manfaat penelitian adalah memberikan kerangka konseptual bagi kebijakan berbasis Pancasila untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai moral. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan analisis sumber terpilih (2015–2025) seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Hasil menunjukkan Pancasila berperan sebagai pedoman dinamis dalam bidang teknologi, ekonomi, dan sosial melalui integrasi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan. Strategi implementasinya meliputi pendidikan berbasis digital, pemerataan akses teknologi, serta penguatan literasi etis untuk membentuk karakter bangsa yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026