Korupsi merupakan masalah serius yang menghambat kemajuan bangsa dan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk memutus mata rantai korupsi, diperlukan upaya preventif yang dimulai sejak dini, salah satunya yaitu melalui pendidikan anti korupsi di tingkat SD. Pendidikan ini penting untuk membentuk karakter generasi muda yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi. Anak-anak pada usia sekolah dasar berada dalam tahap perkembangan karakter yang sangat penting, sehingga penanaman nilai-nilai antikorupsi yang dimulai sejak usia dini dapat menjadi fondasi yang kuat dalam membangun budaya antikorupsi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait dengan tantangan dan solusi dalam penerapan pendidikan anti korupsi di tingkat dasar. Penelitian ini juga bermanfaat sebagai referensi konseptual bagi guru, pembuat kebijakan, dan pihak terkait dalam merancang pendidikan karakter yang kontekstual dan efektif. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis berdasarkan sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan adanya tantangan seperti kurangnya pemahaman guru mengenai konsep antikorupsi, terbatasnya media dan sumber belajar, serta pengaruh budaya korupsi di lingkungan sekitar siswa. Adapun solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan bagi guru, integrasi nilai-nilai antikorupsi ke dalam berbagai mata pelajaran, serta kerja sama yang erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk lingkungan yang mendukung pendidikan karakter antikorupsi.
Copyrights © 2026