Artikel ini membahas peran media sosial dalam mendorong partisipasi politik bagi pemilih pemula, yakni kelompok usia muda yang baru pertama kali mengikuti pemilihan umum. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengkaji bagaimana media sosial memengaruhi keterlibatan politik generasi muda dalam proses demokrasi. Manfaat dari kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya penggunaan media sosial secara bijak serta meningkatkan literasi politik di kalangan pemilih pemula. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, artikel, dan data daring yang relevan mengenai media sosial, partisipasi politik, dan karakteristik pemilih pemula. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar dalam membentuk kesadaran politik, menyebarkan informasi secara cepat dan interaktif, serta meningkatkan keterlibatan pemilih muda. Namun demikian, tantangan seperti penyebaran hoaks, praktik politik uang, dan rendahnya literasi politik masih menjadi hambatan serius yang harus diatasi melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif dari berbagai pihak.
Copyrights © 2026