Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan lingkungan di berbagai daerah di Indonesia, terutama pada tahap pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Salah satu metode yang masih banyak diterapkan adalah sistem open dumping, yaitu pembuangan sampah secara terbuka tanpa pengolahan dan pengendalian yang memadai, yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penerapan sistem open dumping di TPA Nangkaleah Kabupaten Tasikmalaya terhadap kondisi lingkungan fisik serta masyarakat di sekitarnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui pengukuran pH tanah dan pH air. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara semi-terstruktur dengan pengelola TPA serta masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPA Nangkaleah masih dilakukan dengan sistem open dumping akibat keterbatasan sarana dan prasarana operasional, seperti kerusakan alat berat dan tidak berfungsinya fasilitas pengolahan lindi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas lingkungan, antara lain melalui perubahan karakteristik tanah, keberadaan air yang berbau di sekitar timbunan sampah, serta meningkatnya populasi vektor penyakit seperti lalat dan tikus. Meskipun demikian, masyarakat yang tinggal sekitar ±500 meter dari lokasi TPA umumnya hanya merasakan dampak terbatas, seperti keberadaan lalat dan tikus serta keluhan kesehatan ringan yang bersifat sporadis. Evaluasi terhadap regulasi menunjukkan bahwa pengelolaan TPA Nangkaleah belum sepenuhnya memenuhi ketentuan pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan sebagaimana diatur dalam kebijakan nasional. Oleh karena itu, peningkatan sarana operasional, pengembangan fasilitas pengolahan lindi, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pengurangan dan pemilahan sampah menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026